Senin, 23 Maret 2009

Sebuah renungan singkat

Laut perbatasan Batulicin-Kotabaru,Maret 2009

Di sela aktivitasku yang super padat, maklumlah selain bekerja sebagai karyawan di salah satu perusahaan analisa batubara di Kalsel aku juga bekerja paruh waktu sebagai penyiar radio swasta di Tanah Bumbu, kusempatkan untuk berlibur sejenak barang satu hari ke tempat Bulekku yang ada di Kota Baru ( Sekitar satu jam menempuh perjalanan laut dengan menggunakan speed boat)
Di perjalanan ku lihat laut yang membentang luas, luasnya lebih luas dari pikiranku yang sedang didera kemelut akibat penatnya bekerja. Di sepanjang jalan, tak henti-hentinya ku mengagungkan kebesarannya, mengagumi ciptaannya. Bayangkan laut yang begitu luas, dibentengi dengan kepulauan yang hijau, dihiasi gunung yang bergelombang dan ditutupi langit yang berawan putih nan indah. Subhanyallah….. Sungguh indah ciptaannya, dan hanya Dia yang bias melakukan semua ini, menciptakan semesta yang begitu mempesona.
Dan betapa kumerindukan saat-saat seperti ini, nikmatnya waktu bersantai dan hanya Asma Allah yang menyelimuti hatiku. Sungguh terlalunya aku menjadi hamba-Nya. Allah begitu menyayangiku dengan segala bentuk pemberiannya, udara, air, tanah, awan, cinta, kebahagiaan, cobaan, ujian, dan kehidupan. Namun ku tak sadar kalau ternyata ku terlalu sering melalaikannya. Betapaku baru tersadar kalau ternyata duniaku lebih berat daripada akhiratku. Hampir sebagian besar waktu kubuang untuk duniaku. Sedang untuk Allah hanya tersisa waktu 5 X 10 menit, itupun tidak selalu kuhabiskan waktu yang singkat itu untuk khusuk kepada-Nya.
Astagfirullah…. Pantaskah kaki ini menginjak surga-Nya? Pantaskah ku menyebut diriku insan-Nya yang bertaqwa? Terlalu banyak yang Allah berikan pada kita tanpa kita memintanya. Terlalu banyak dosa yang kita lakukan daripada meminta ampun. Lebih banyak kesempatan yang Allah berikan kepada kita daripada kuantitas ibadah kita kepada-Nya. Tapi entah mengapa hati ini jarang bersyukur kepada-Nya, sadar atau tidak mungkin ini sering terjadi pada diri kita.
Ya Allah…. Tuntunlah langkah Kami agar senantiasa dekat dengan-Mu.
Tuntunlah hati kami untuk cinta hanya kepada-Mu
Semoga dunia ini tidak menjauhkan kami dari-Mu ya Allah…

Tidak ada komentar:

Posting Komentar