Hay guys... Aku mau crita lagi nih. Kali ini aku mau critain tentang profesi yang udah kurang lebih empat bulan aku tekuni. Awalnya aku ragu juga menerima tawaran temanku untuk menjadi penyiar di salah satu radio swasta di Tanah Bumbu. Aku merasa nggak punya bakat sama sekali di bidang 'percuap-cuapan' alias penyiaran.
Aku sadar kalau aku sangat nggak bisa bicara di hadapan public (walaupun jadi penyiar, nggak ketemu langsung sama pendengarnya tapi tetap aja suaranya didengar banyak orang). Waktu SMA, aku juga sudah memperlihatkan kegagapanku bicara di depan public, makanya kalau ada event apa gitu.. aku selalu memilih job di balik layar. Ya buat menghindari tampil di depan public. Ok, back to the topic. Empat bulan pertama, siaranku kalang kabut, pokoknya nggak tahu kemana deh arahnya. Nggak cuma itu, sering banget pas siaran aku tergagap-gagap karena kurang menguasai materi, baik dari penyajian dan juga kosakatanya. Walau aku sering berlatih dengan ngomong sendiri, tapi itu nggak terlalu membantuku.
Aku mulai bingung, gimana ya caranya aku bisa menguasai profesiku ini. Memang sih, penyiar adalah profesi sampinganku tapi aku mau all out, dan hasilnya optimal. Karena nggak juga menemukan solusinya, lama-kelamaan pekerjaanku ini jadi membebaniku. Dan efeknya sangat nggak menguntungkanku. Aku jadi males siaran dan kalau cuap-cuap makin kacau dan lebih sering garingny, segaring keripik kali ya.
Sampai akhiran aku ingat kata-kata guru matematikaku, semuanya hampir sama kata-katanya, mulai dari Bu Par, Bu Tri, Bu Tatik, Pak Agus & Bu Anis. Kira-kira begini kata beliau "Untuk bisa matematika, kuncinya adalah kita harus suka dulu sama matematika. Kalau kita udah nggak suka sama pelajarannya, pasti nggak bisa soalnya mau mencoba pasti malas." Aku ingat-ingat kalimat tersebut. Dan mulai mencoba untuk cuap-cuap sepenuh hatiku. Tanpa ada rasa terpaksa dan terbebani. Aku mencoba suka saat-saat siaran, menikmati setiap kata yang aku ucapkan dan mencoba memperbaiki kesalahan.
Dan memang setiap sesuatu itu perlu proses. Termasuk kualitas siaranku. Walau pelan tapi pasti, asal aku tetap berusaha dengan sabar dan tekun. Kini aku merasa lebih baik dan lebih enjoy.
Dan semoga makin enjoy lagi..
Kamis, 26 Maret 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar